Bentuk Pelanggaran Merk Yaitu Membuka Bisnis Memakai Merek Yang Telah Ada

Posted on

Bicara mengenai merk, merk merupakan suatu hal yang terpenting untuk memprotek bisnis kita. Seperti yang kita tahu, merk bukanlah hanya gambar atau sususan dari kata tersendiri, tapi merk telah jadi hal yang harus dipunya oleh tiap perusahaan, entah itu perusahaan besar ataupun kecil. Cuma saja, ada banyak orang yang sering melupakan pemakaian merk. Mereka tanpa ragu memakai merk yang telah ada serta menjiplak merk itu untuk mempromosikan produknya. Ketika hal ini terjadi, sebetulnya bakal ada sanksi yang bakal diterima oleh pelanggar, terlebih lagi bila merk yang ditiru adalah merk yang telah banyak diketahui orang.

Pendaftaran Merek

Dengan memakai merk yang telah dikenal, seorang penjiplak merk pastinya dapat memperoleh keuntungan yang tinggi sebab masyarakat beranggapan produk yang ditawarkan merupakan produk yang sama dengan produk ngetop. Tapi kenyataannya, sudah jelas jika produknya tidak sama dan sekedar mereknya yang terlihat sama. Tidak sama dengan penjiplak yang bakal memperoleh keuntungan, malah pemilik merk bakal dirugikan sebab konsumen yang harusnya membeli produknya justru membeli produk si peniru. Belum lagi, pemilik merk juga seharusnya mendapatkan royalti dari pemakaian mereknya. Tapi ketika si peniru cuma memakai merk tanpa izin, royalti jelas tidak diperoleh oleh pemilik merk sumber: http://www.pendaftaranmerekdagang.com/cara-mengecek-merek-terdaftar-penting-untuk-diketahui/.

Situs ini menerangkan jika bentuk pelanggaran merk amat bervariasi. Seperti yang kita tahu, berada begitu banyak produk ataupun jasa yang dapat dijadikan kesempatan usaha. Terdapat banyak orang yang barangkali tertarik untuk mengelola usaha makanan yang sama, tapi pastinya cara pengolahan serta rasanya bakal tidak sama. Disinilah merk diperlukan. Untuk menjadi pembeda kualitas rasa serta keunikan dari makanan itu, merk diperlukan supaya konsumen dapat mengenal perbedaan dari makanan-makan itu.

Hak Paten

Melihat sangat pentingnya manfaat merk, maka tiap perusahaan yang bergerak di dunia jasa atau produk musti mempunyai mereknya sendiri supaya merk itu dapat menggambarkan produk ataupun jasa yang dijual. Melihat maraknya produk yang dapat ditawarkan, maka tidak jarang sangat banyak pengusaha yang meniru merk dagang yang telah ngetop. Bentuk pelanggaran merk terdaftar dapat dikategorikan jadi tiga jenis, yakni bentuk pelanggaran dalam merk dagang, pelanggaran merk jasa, serta pelanggaran merk kolektif. Pelanggaran merk dagang merupakan pelanggaran atas merek yang dipergunakan didalam dunia perdagangan. Artinya, terdapat produk yang dijual serta produk itu sudah mempunyai merk.

Kemudian, peniru menjiplak merk produk itu lalu memasarkannya supaya memperoleh keuntungan besar. Beda dengan pelanggaran merk dagang, pelanggaran merek jasa merupakan pelanggaran yang menyangkut merek-merek didalam bidang jasa. Sebagaimana yang kita tahu, tidak semua perusahaan mempromosikan produk, tapi banyak perusahaan yang menyuguhkan jasa, misalnya jasa desain, arsitek, serta masih banyak lagi. Pastinya perusahaan-perusahaan itu mempunyai merk tertentu untuk menawarkan jasanya.  Dan satu lagi ialah pelanggaran merek kolektif. Merk kolektif merupakan merk yang dipakai untuk barang ataupun jasa dengan keunikan sama yang dijual oleh beberapa orang atau badan hukum untuk menjadi pembeda dengan barang serta jasa sejenis. Di Indonesia, tidak sedikit bentuk pelanggaran merk yang menyangkut merek-merek ngetop. Hal ini membuktikan bila masih banyak pebisnis di Indonesia yang menyepelekan hak cipta https://www.hakkekayaanintelektual.com/syarat-pendaftaran/

Leave a Reply

Your email address will not be published.